Kamis, 13 November 2014

 20.21      No comments


Album Indah merekam perjalanan seorang Terryana Fatiah dalam meniti riak karir di industri musik Indonesia selama empat tahun belakangan ini.
“Aku sangat bersyukur bahwa setiap single yang aku rilis itu umurnya panjang. Setiap satu single diluncurkan, aku sudah disibukkan dengan tur panjang. Demikian terus hingga single berikutnya. Jadi tidak terasa ternyata sudah hampir 4 tahun dari album terakhir aku rilis,” jelas penyanyi kelahiran Jakarta, 14 Juni 1984

Album Terry kali ini berisikan sebelas lagu baru yang masih kental dengan tema percintaan dan patah hati. Dan album ini merupakan kolaborasi Terry dengan sejumlah musisi bertangan dingin, sebut saja seperti Badai ‘Kerispatih’ dan Ade Govinda. Ada tiga single yang sudah diluncurkan sebelum albumnya beredar, yaitu Butiran Debu, Tulus (feat Aril), dan Cinta Tanpa Restu.
Menurut Terry, lebih dari satu dekade dia meniti karir menyanyi, dia mempunyai prinsip yang kuat. Tidak mau terjebak pada trend. Industri hiburan menurutnya rentan untuk membuat seorang penyanyi


kehilangan jati diri karena tuntutan trend. Tetapi dia mempunyai prinsip untuk tetap mempunyai warna tersendiri dalam bermusik.

“Aku tuh sudah dilabeli dengan sebutan ‘Sang Ratu Galau.’ Ini karena memang aku banyak membawakan lagu ballad dan totalitas penghayatan lagu. Meski tetap dengan lagu ballad, aku berusaha untuk membawakan dengan sentuhan dan warna baru, agar musikku lebih variatif sehingga pendengar musikku tidak bosan,” jelas Terry.

Lagu “It’s Over Baby” membuka album Indah dengan keceriaan warna pop alternative  dengan beat medium. Meskipun liriknya tentang putusnya hubungan, tetapi lagu dengan selipan lirik bahasa Inggris ini  terasa ringan dan santai, dan mengajak untuk move on setelah putus.

Lagu kedua adalah “Butiran Debu,” ciptaan Ribas yang menjadi hit sepanjang tahun 2013. Terry mengaku awalnya sempat ragu apakah publik akan merespon lagu itu dengan positif karena lagu itu sudah populer sebelumnya. Ternyata dugaan Terry keliru. Lagu Butiran Debu justru semakin mengangkat nama Terry.

Kesuksesan lagu “Butiran Debu” diikuti dengan single berikutnya yaitu “Tulus” yang merupakan hasil duetnya dengan Aril, penyanyi dari Malaysia. Lagu ciptaan Teguh Vagetoz ini dulu sukses menjadi airplay kuat di radio baik di Indonesia maupun di Malaysia. Single ini juga membuat Terry semakin dikenal di negeri jiran.

Menyusul Tulus adalah lagu “Cinta Tanpa Restu” yang diciptakan oleh Badai Krispatih. Menceritakan tentang sebuah hubungan yang tidak mendapatkan restu dari kedua orang tua. Namun dengan siap dan ikhlas harus merelakan cintanya. Coba simak penggalan liriknya “Belajarlah untuk mencoba menerima”, begitu mencerminkan rasa yang terkandung dalam lagu ini.
Warna musik yang berbeda ditunjukkan oleh Terry dalam lagu bertajuk “Pergi,” sebuah lagu ballad alternatif yang kaya dengan aksentuasi synthesizer. Disini vokal Terry tampil maksimal dalam meniti nada-nada tinggi. Mood kelam ditampilkan dalam lagu bertitel “Kau Harus Mencintaiku.” Lagu karya Ribas ini bertutur tentang sepasang kekasih yang siap menuju jenjang pernikahan, tetapi kemudian harus mengakhiri hubungan. Cerita cinta yang rumit ini menjadi tantangan Terry dalam melakukan penghayatan ketika proses rekaman.

Lagu melodrama lain bisa dinikmati dalam lagu “Figuran Saja” yang berpotensi menjadi single berikutnya, dimana isian musik piano dan akordion, membuat lagu ini semakin membuat mengharu biru bagi siapapun yang mendengarkan. Lagu senada dapat disimak dalam lagu “Tak Perlu Kau Tahu,” dan “Hentikan Niatku.”

“Aku ingin memberikan dan menciptakan karya yang jujur, dan aku membuktikannya dengan caraku sendiri. Bernyanyi bukan hanya dengan suara, melainkan bernyanyi dengan rasa,” ungkap Terry.
Untuk itu di album ini secara khusus Terry menciptakan dua lagu yaitu “Mari Bernyanyi” dan “Entah Dimana”. Mari Bernyanyi diciptakan khusus oleh Terry untuk semua fansnya yang dengan senantiasa selalu mendukung karya-karya terbaru artis cantik berdarah Arab Padang ini. Lagu dengan ritme pop reggae up beat ini mampu memberikan warna baru untuk suara dan image Terry  yang selama ini


dikenal sebagai Ratu Galau. Lagu “Mari Bernyanyi” dirilis sebagai single terbaru dari album ini,  bertepatan dengan acara peluncuran album, yaitu 12 November 2014. Terrylizers sudah bisa mendengarkan lagu ini di radio – radio di seluruh Indonesia. 


Keep stay tune di 101,7 FM
Streaming di http://www.radioplfm.com atau di aplikasi smartphone
via ERDIOO dan TUNE IN
twitter     : @radioplfm
facebook : PLFM MALANG

0 komentar:

Posting Komentar

SELAMAT DATANG DI BERANDA RADIO PLFM MALANG, FOLLOW TWITTER @RadioPlfm ATAU FACEBOOK Plfm Malang

Radio Streaming

Loading the player...

SILAHKAN PILIH SALAH SATU LINK APLIKASI UNTUK MENDENGARKAN STREAMING RADIO PLFM MALANG

Radio Online

radioonline.co.id

Popular Posts

Announcer dan Staf

Blog Archive

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.